Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016

Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016
Pameran Rumah Peradaban Festival Danau Sentani IX 2016

Sebagai wujud implementasi Rumah Peradaban, Balai Arkeologi Papua berpartisipasi dalam Festival Danau Sentani (FDS IX) yang berlangsung pada 19 - 23 Juni 2016 di kawasan wisata Khalkhote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Festival Danau Sentani merupakan event tahunan yang bernilai sangat strategis, berdasarkan data yang dimiliki oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayapura menyebutkan bahwa pengunjung acara Festival Danau Sentani mencapai 556.456 orang, sementara wisatawan mancanegara sebanyak 112 orang dari berbagai negara.

Dengan melihat jumlah pengunjung yang begitu besar, maka Balai Arkeologi Papua mengadakan pameran dalam event tersebut, guna mengenalkan potensi arkeologi Papua dan hasil-hasil penelitian Balai Arkeologi Papua. Selain itu pameran ini bertujuan membangun apresiasi dan kepedulian masyarakat dari berbagai ilmu, latar belakang, dan usia terhadap tinggalan arkeologi di Papua. Dalam pameran ini Balai Arkeologi Papua menampilkan materi pameran berupa artefak, poster, terbitan ilmiah, buku, dan leaflet.

Sebagai wujud implementasi Rumah Peradaban, Balai Arkeologi Papua berpartisipasi dalam Festival Danau Sentani (FDS IX) yang berlangsung pada 19 - 23 Juni 2016 di kawasan wisata Khalkhote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.

Pengunjung stand pameran Balai Arkeologi Papua diantaranya Bupati Jayapura Mathius Awaoitauw beserta rombongan, staf ahli Kementerian Pariwisata bidang multikultural Hary Untoro Drajat beserta rombongan, siswa sekolah dari berbagai tingkatan, guru, mahasiswa dari berbagai universitas, dosen, kepala suku, jurnalis, wisatawan domestik, wisatawan mancanegara, dan masyarakat umum. Para pengunjung sangat antusias dan mengapresiasi materi pameran Balai Arkeologi Papua. Apresiasi ini berupa kunjungan ke stand pameran, komentar dan saran tertulis, serta memberikan informasi tentang keberadaan tinggalan dan situs-situs arkeologi di wilayahnya yang belum pernah dilakukan penelitian.