Rumah Peradaban Pekalongan

Rumah Peradaban Pekalongan

Kajen, Pekalongan – Pusat Penelitian Arkeologi Nasional kembali menyelenggarakan Rumah Peradaban yang diselenggarakan di Aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Tanjungsari, Kecamatan. Kajen, Pekalongan, Jawa Tengah pada tanggal 15 sampai 16 November 2019. Kegiatan Rumah Peradaban Pekalongan kali ini adalah kerjasama antara Pusat Penelitian Arkeologi Nasional dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan. Tujuan dari kegiatan Rumah Peradaban ini adalah untuk lebih memasyarakatkan hasil penelitian-penelitian yang telah dilakukan sehingga masyarakat juga ikut merasakan manfaat dari hasil penelitian arkeologi nasional. Dengan adanya acara ini diharapkan masyarakat pada umumnya dan siswa-siswi pada khususnya lebih mengetahui pentingnya melestarikan sejarah dan budaya lokal masa lalu mereka yang sebenarnya mempunyai potensi cukup besar. Selain itu masyarakat dan siswa-siswi diajak untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan pentingnya hasil temuan arkeologi

Pelaksanaan kegiatan Rumah Peradaban Pekalongan 2019 kali ini dilaksanakan selama 2 hari. Pada hari pertama di tanggal 15 November yaitu sosialisasi kegiatan berupa pemaparan kajian maknanya serta pembekalan materi di tiga situs dan sejarahnya yang terdapat di Pekalongan yaitu daerah Doro. Situs yang menjadi destinasi pendidikan pada kali ini adalah Situs Watu Bahan, Situs Candi Bagol dan Makam Syeh Siti Jenar. Pada hari berikutnya di tanggal 16 November dilaksanakan kunjungan destinasi pendidikan ke tempat tersebut.

Pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Rumah Peradaban di hari pertama ini dihadiri sekaligus dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Ibu Sumarwati, S.Pd.,M.AP. dengan moderator Bapak Casmito, S.Pd., M.Pd. serta sambutan Kepala Bidang Dinas Kebudayaan Kabupaten Pekalongan Bapak Ismu Syamsudin, S. Kar kemudian perwakilan dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Kepala Bidang Konservasi dan Arkeometri Bapak Agustijanto Indradjaja, M.Hum sekaligus pemberian materi tentang penemuan Situs Candi Bagol di doro, dilanjutkan pemberian materi tentang sejarah Syeh Siti Jenar oleh Bapak Isman Pratama Nasution, S.S., M.Si., selaku Dosen sekaligus Ketua Program Studi Pascasarjana Arkeologi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia dan yang terakhir materi tentang asal muasal Situs Watu Bahan oleh Peneliti Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Bapak M. Fadhlan S. Intan

Kegiatan ini diikuti oleh siswa dan siswi SD, SMP, SMA dan SMK terdiri dari putra dan putri yang berjumlah sekitar kurang lebih 160 orang sekaligus komunitas pecinta budaya lokal Pekalongan serta ditambah pendamping dan pemandu wisata setempat. Pada acara tersebut juga dilaksanakan pemberian alat peraga pendidikan, buku pengayaan dan event kits. Para peserta yang mewakili sekolahnya masing-masing saling berlomba membuat VLOG dengan latar belakang dan narasi dari situs yang telah dikunjungi. Nantinya VLOG ini akan diunggah dan diperlombakan dengan tema Rumah Peradaban Pekalongan 2019. Di akhir acara diadakan sesi quiz berhadiah, diskusi serta tanya jawab seputar acara Rumah Peradaban. Peserta sangat antusias mengajukan pertanyaan maupun menjawab pertanyaan seputar Rumah Peradaban Pekalongan kali ini. Peserta, masyarakat dan pemerintah setempat berharap acara seperti ini bisa terus diadakan karena manfaatnya dapat langsung dirasakan masyarakat.