Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu

Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu
Sosialisasi Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu

Penemuan Situs Srobu merupakan salah satu penemuan terbesar dalam dunia arkeologi Papua. Situs yang terletak pada sebuah tanjung di teluk Youtefa, kelurahan Abepantai, Distrik Abepura, Kota Jayapura ini atau tepatnya pada koordinat S: 02037’05.1” dan E: 140042’13.2”, merupakan salah satu situs penting yang menggambarkan tentang kehadiran suatu peradaban besar manusia di Papua sudah sejak zaman prasejarah yaitu pada 3870 + 240 BP. Situs yang berciri budaya neolitik ini, merupakan bukti kesetaraan wilayah Papua dengan wilayah-wilayah lainnya di Nusantara dalam tataran perkembangan kebudayaan pada masanya.

Kompleksitas materi budaya Situs Srobu mencerminkan berbagai aspek kehidupan manusia, selain itu warisan budaya Situs Srobu sarat akan nilai-nilai kehidupan yang luhur, yang dapat membangkitkan dan meningkatkan kebanggaan serta jati diri bangsa, sehingga menjadi sangat penting untuk diketahui, dimengerti, maupun dipahami oleh berbagai elemen masyarakat, sehingga dapat dijadikan sebagai landasan berpijak maupun dasar pembangunan bangsa yang berbudaya, bermartabat, adil, dan makmur.

Oleh karena itu, dalam kerangka mambangun suatu Rumah Peradaban, maka kegiatan sosialisasi “Pemanfaatan dan Pengembangan Situs Srobu Sebagai Rumah Peradaban Papua” merupakan langkah awal dalam memperkenalkan kepada masyarakat tetang potensi warisan budaya Situs Srobu yang bernilai adiluhung, yang bermanfaat untuk mendukung pembangunan diberbagai bidang. Di samping itu nilai penting Situs Srobu dapat digunakan untuk kepentingan idiologis yaitu untuk menanamkan kesadaran jatidiri bangsa, kepentingan akademis untuk pengembangan ilmu pengetahuan dari berbagai disiplin, dan kepentingan ekonomis untuk dikembangkan sebagai salah satu destinasi wisata Kota Jayapura yang berdampak pada peningkatan perekonomian masyarakat.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Kantor Distrik Abepura pada tanggal 16 September 2016, dengan bentuk kegiatan berupa Sosialisasi dan Diskusi yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat yaitu tokoh adat dan tokoh masyarakat, kelompok masyarakat adat dan masyarakat umum, Dinas Kebudayaan Dan Pariwisata Kota Jayapura, Dinas Tata Kota Jayapura, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jayapura, Bappeda Kota Jayapura, Kepolisian Sektor Abepura, Kodim Papua, Guru-Guru Sekolah, Distrik Abepura, Kelurahan Abe Pantai, Kepala Kampung Nafri, beberapa SKPD Kota Jayapura, Pemberdayaan kampung, Pemberdayaan Perempuan, dan Media.

Antusiame masyarakat dalam dalam acara sosialisasi ini terlihat jelas dari sejumlah pertanyaan-pertanyaan maupun masukan-masukan terkait pengembangan situs Srobu, dan gambaran kepedulian mereka terhadap alam lingkungan sekitar Situs Srobu yang perlu segera dibenahi.