Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020

Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020
Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020
Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020
Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020
Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020
Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020
Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020
Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020
Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa 2020

Gua Lawa merupakan sebuah situs hunian manusia pada masa lampau (prasejarah). Situs ini sangat legendaris karena mempunyai ciri/karakter tinggalan budaya yang sangat unik, yaitu berupa produksi alat-alat tulang atau yang lebih dikenal dengan eponym 'Sampung Bone Industries'. Gua Lawa sebagai situs prasejarah yang mempunyai karakter tinggalan budaya sangat khas tersebut sampai sekarang masih belum diteliti secara intensif. Situs ini pertama kali digali oleh J.C van Es, seorang geologist berkebangsaan Belanda pada tahun 1926, dan kemudian dilanjutkan oleh Van Stein Callenfels pada tahun 1928 - 1931. Puslit Arkenas sendiri mulai 'terjun' meneliti situs ini pada tahun 2000-2001 dan 2008. Setelah mengalami kevakuman selama 11 tahun, penelitian di Situs Gua Lawa mulai dilanjutkan lagi pada tahun 2019 atas 'instruksi' Kepala Badan Litbang Kemdikbud.

Pada Hari Selasa tanggal 14 Juli 2020 Pusat Penelitian Arkeologi Nasional melaksanakan Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa. Langkah ini diambil sebagai jawaban atas permasalahan pendidikan yang sempat tidak lancar namun harus tetap berjalan di masa pandemi Covid-19 pada tahun 2020 ini. Pada kesempatan Rumah Peradaban kali ini dihadiri sekaligus dibuka oleh Ir. Totok Suprayitno, Ph.D. sebagai Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian hadir pula Kepala Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Dr. I Made Geria, M.Si. serta tuan rumah situs detinasi pendidikan Dr. Agus Sugiarto, M.Si. selaku Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Kabupaten Ponorogo . Tidak ketinggalan hadir pula pemateri yang juga sebagai peneliti utama dari Pusat Penelitian Arkeologi Nasional Drs. Jatmiko, M.Hum

Pada acara yang dihadiri ratusan SMA setempat maupun disimak publik luas melalui kanal youtube Puslit Arkenas secara langsung dapat berjalan dengan lancar dan diikuti dengan antusias pertanyaan yang banyak dari kalangan SMA, masyarakat setempat maupun pengunjung youtube Puslit Arkenas.

Buku pengayaan Gua Lawa dapat diunduh pada link berikut:
http://rumahperadaban.kemdikbud.go.id/media//upload/buku/RP_GUA_LAWA_compressed.pdf

Selengkapnya dapat dilihat rekaman kegiatan Webinar Rumah Peradaban Virtual Gua Lawa melalui tayangan dibawah: